SEMINAR DAN BHAKTI SOSIAL PUSKESMAS BUMIAYU DALAM MEMPERINGATI HARI ANAK NASIONAL TAHUN 2018

Published  Monday,     30 July 2018    11:40 AM

Written by Admin

 

 

 

 

Puskesmas Bumiayu, Brebes mengadakan Seminar dan Bhakti Sosial dalam rangka memperingati HARI ANAK NASIONAL Tahun 2018. Dengan tema “Membangun Sinergi Menuju Anak Kuat dan Mandiri Untuk Masyarakat Bumiayu yang Lebih Hebat”. Anak merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang memerlukan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan , perkembangan fisik, mental, dan social secara utuh. Masa depan bangsa di masa yang akan datang berada di tangan anak-anak kita saat ini. Melalui peringatan Hari Anak Nasional, mari bersama bentuk dan perbaiki kepribadian anak agar semakin baik kehidupan masa yang akan datang. Sebaliknya, apabila kepribadian anak buruk akan berdampak buruk pada masa depannya, jelas dr. Zunan Arif dalam sambutannya.

dr. Zunan Arif selaku Kepala Puskesmas Bumiayu menjelaskan bahwa Perlindungan terhadap Anak seperti tercantum dalam Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 bahwa seorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan, dijelaskan bahwa setiap kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak atas hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh kembang, dan berpartisipasi secara  optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Seperti diketahui bahwa Kabupaten Brebes mendapat penghargaan Kabupaten Layak Anak pada tahun 2017 lalu, sehingga melalui pengembangan kebijakan Kabupaten Layak Anak, Puskesmas Bumiayu melakukan kegiatan seminar dan bhakti social anak berkebutuhan khusus. Seminar dan Bhakti Sosial ini dilaksanakan untuk mengintegrasi komitmen dan sumberdaya pemerintah, masyarakat media dan dunia usaha khususnya di Bumiayu agar dapat lebih memperhatikan anak-anak, dan juga anak dengan berkebutuhan khusus yang ada di Bumiayu dan sekitarnya. Pemenuhan hak dan perlindungan anak dengan kebutuhan khusus bukan hanya menjadi wacana, namun sebaikbaik wacana adalah dengan mewujudkannya menjadi program dan kegiatan yang bermanfaat bagi mereka. Anak merupakan makhluk yang rentan atau golongan orang yang belum mampu melakukan perbuatan hukum maka seorang anak harus berada dalam pengasuhan. Dan pola pengasuhan yang paling tepat bagi seorang anak adalah lingkungan keluarga.

Dalam pendidikan keluarga, konsep utama yang harus diperhatikan adalah pola pengasuhan yang berkualitas yaitu dengan memenuhi semua hak anak dan membangun komunikasi yang baik antar anggota keluarga sehingga ketahanan dalam keluarga dapat terbentuk. Namun demikian, tidak semua keluarga memiliki kualitas memadai dan belum semua anak Indonesia mempunyai karakter sebagaimana yang diharapkan. Untuk itulah kegiatan seperti ini diadakan, untuk mengedukasi, mengadvokasi bagaimana menciptakan keluarga yang berkualitas dalam melakukan pengasuhan terhadap anak. Menjaga dan memberikan perllindungan terhadap kasus kekerasan terhadap anak, baik fisik maupun seksual. Moral baik yang ditanamkan dan dididik kepada anak akan memberikan dampak positif kepada karakter anak tersebut. Di samping itu, perlunya menunjukan perilaku yang sesuai norma dan ajaran agama kepada anaknya.

Kepedulian dalam rangka Hari Anak Nasional Tahun 2018 salah satunya adalah dengan melakukan Program Bhakti Sosial pada Anak Berkebutuhan Khusus yang ada di Bumiayu dan sekitarnya. Program ini selain untuk membantu anak-anak dengan kebutuhan khusus agar meringankan beban mereka, juga mengedukasi pada para orangtua agar lebih memperhatikan dan mendidik anak-anak dengan berkebutuhan khusus agar tetap mendapatkan tumbuh kembang secara optimal, dan tentunya memberikan edukasi pada mereka agar tidak berkecil hati dan terus belajar, karena mereka sama seperti anak lainnya. Dengan membantu anak berkebutuhan khusus kita diajarkan untuk meningkatkan kepedulian dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa diskriminasi, dan memastikan hal yang terbaik untuk anak dalam pertumbuhan dan perkembangannya.