ORIENTASI HIGIENE SANITASI JASA BOGA BAGI PENGELOLA PONDOK PESANTREN KABUPATEN BREBES TAHUN 2022

Published    WEDNESDAY,    22 JUNE 2022      02:45 PM

 

 

Written by Admin

 

 

 

 

 

 

 

Pondok pesantren, selain dikenal sebagai wahana tempat belajar santri dan santriwati dalam mendalami ilmu agama Islam, namun ponpes selama ini juga dikenal bermasalah dari aspek sanitasi. Berbagai penyakit berbasis lingkungan yang umum sering menjadi masalah di Ponpes seperti kudis, diare, ISPA, disebabkan oleh lingkungan yang kurang sehat di Pondok Pesantren (Ponpes).

Sebagamana sanitasi rumah, sanitasi Ponpes pada dasarnya adalah usaha kesehatan masyarakat yang menitikberatkan pada pengawasan terhadap struktur fisik, dimana orang menggunakannya sebagai tempat berlindung yang mempengaruhi derajat kesehatan manusia. Sarana sanitasi tersebut antara lain ventilasi, suhu, kelembaban, kepadatan hunian, penerangan alami, konstruksi bangunan, sarana pembuangan sampah, sarana pembuangan kotoran man usia, dan penyediaan air bersih (Azwar, 1990). Kondisi sanitasi pada Ponpes akan sangat berkaitan dengan angka kesakitan berbasis lingkungan yang menular.

Kehidupan santri di pondok pesantren rentan dengan berbagai masalah Kesehatan seperti diare, tifus, hepatitis A, muntaber dan lain sebagainya. Salah satu faktor utama penyebab maraknya penyakit tersebut adalah higienitas makanan yang dikonsumsi para Santri oleh karenanya kebersihan dapur Ponpes menjadi hal yang krusial.

Dalam penataan dapur sehat ini terdapat beberapa aspek terkait dengan dapur dan penyiapan makanan yang harus terus dimonitor dan dievaluasi oleh Pengurus Pondok Pesantren. Aspek-aspek tersebut diantaranya adalah cara pengolahan makanan dari pembelian sampai penyajian, kebersihan perorangan penjamah makanan, kebersihan peralatan makan dan memasak, sarana prasarana meliputi penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, dan pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit.

Penerapan higiene dan sanitasi sangat dipengaruhi oleh pemahaman pengelola jasa boga khususnya di Pondok Pesantren terkait dengan konsep tersebut sehingga dibutuhkan pengelola yang kompeten di bidang tersebut dengan memberikan kursus yang memadai dibidang higiene sanitasi.

Dengan pertimbangan tersebut diatas maka perlu diselenggarakan Orientasi Higiene Sanitasi Jasa Boga di Pondok Pesantren  di Kabupaten Brebes sebagai langkah awal pencapaian target Tempat Pengelolaan Makanan Memenuhi syarat Kesehatan. by. Mrs. DHIAN IRAWATI SUTRISNO, SKM